Sabtu, 22 Juni 2013

Penjelasan Tentang Activity Diagram

Tentang Activity Diagram

Activity diagram memiliki pengertian yaitu lebih fokus kepada menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses. Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis. Memiliki struktur diagram yang mirip flowchart atau data flow diagram pada perancangan terstruktur. Memiliki pula manfaat yaitu apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan. Dan activity dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram.


Terdapat beberapa hal penting yang harus diketahui, yaitu ;
  • Activity mengambarkan sebuah pekerjaan atau tugas dalam workflow
  • Pada UML, activity digambarkan dengan simbol kotak
  • Start state dengan tegas menunjukan dimulainya suatu workflow pada sebuah activity diagram
  • Hanya ada satu start state dalam sebuah workflow
  • Pada UML, start state digambarkan dengan simbol lingkaran yang solid
  • End state menggambarkan akhir atau terminal dari pada sebuah activity diagram
  • Bisa terdapat lebih dari satu end state pada sebuah activity diagram
  • Pada UML, end state digambarkan dengan simbol sebuah bull's eye
  • State transition menunjukan kegiatan apa berikutnya setelah suatu kegiatan sebelumnya
  • Pada UML, state transition digambarkan oleh sebuah solid line dengan panah
  • Decision adalah suatu titik atau point pada activity diagram yang mengindikasikan suatu kondisi dimana ada kemungkinan perbedaan transisi
  • Pada UML, decision digambarkan dengan sebuah simbol diamond

Swimlanes
Obyek swimlane untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk aktivitas tertentu.
  • Mulailah dengan node awal untuk titik awal. 
  • Tambahkan partisi jika relevan untuk analisis yang dibuat. 
  • Tambahkan aksi untuk setiap langkah utama dari use case. 
  • Tambahkan alur dari setiap aksi ke aksi lain, keputusan atau node akhir. Setiap aksi hanya mendapat satu alur masuk dan satu alur keluar menuju ke forks, joins, decisions, dan merges. 
  • Tambahkan decisions jika alur dipecah menjadi beberapa pilihan. Jangan lupa untuk menggabungkan kembali dengan merge. 
  • Tambahkan forks dan joins jika aktivitas akan dilakukan secara paralel.

Contoh Activity Diagram
Studi kasus : Penarikan Uang dari Account Bank Melalui ATM

Komentar :
Secara menyeluruh sudah sangat baik , dari segi penyampaian materi , bahasa  , serta contoh-contoh yang mendukung dari si diagram itu sendiri,sangat bermanfaat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar